Syekh Siti Jenar

July 21st, 2008 | Filed under Indonesian entries.

Setelah sekian ratus tahun Syekh Siti Jenar seolah menjadi misteri, kini banyak orang berburu mengenai siapa sebenarnya sosok Syekh Siti Jenar? Tulisan2 jawa kuno yg ditemukan lebih banyak memojokkan ajaran ajaran beliau.

Syekh Sitti Jenar sebenarnya adalah seorang putra raja Cirebon. Sejak kecil dia dikenal cerdas pada Ilmu agama sehingga pada masa mudanya dia dikenal sudah mumpuni dalam bidang yang disukainya tersebut. Dia banyak belajar dari guru dan buku-buku yang disediakan oleh ayahnya.

Tidak puas dengan apa yang ia dapat akhirnya syekh siti Jenar memutuskan untuk merantau ke negeri Bagdad( sekarang merupakan bagian dari Irak). Disana dia banyak belajar Ilmu agama Islam dari sumber-sumber ilmunya langsung.

***

Setelah sekian tahun belajar di negeri orang tiba saatnya dia pulang ke tanah kelahirannya. Sosok Syekh Siti jenar sudah jauh berbeda sekarang. Dia lebih mumpuni dan lebih dewasa. Tingkat keilmuan agamanyapun sudah mencapai tingkatan hakekat dimana dia sudah mampu memahami setiap sisi ajaran agama dengan hati dan pikirannya.

Ini jelas jauh berbeda dengan tingkat pembelajaran yang WaliSongo sebarkan pada masa itu. WaliSongo lebih menitik beratkan pada sisi Syariat. Dimana seorang muslim harus bisa melakukan ritual agama dulu. Nggak apa-apa meraka tidak mengetahui maknanya yang penting melakukan dulu. Syahadad harus diucapkan untuk masuk islam, nggak tahu artinya nggak apa-apa. Sholat wajib dilakukan sehari 5 kali sehari nggak tahu arti bacaan ayat ayat yang dilafalkan nggak apa-apa.

Berbeda pendapat? jelas.. Dua pemahaman yang jauh berbeda tentu susah disatukan kalau keduanya bersikeras dengan pendapatnya.

***

Manunggaling Kawulo Gusti (Bersatunya Tuhan dan Manusia) adalah ajaran yang sangat kontroversial sampai saat ini. Banyak yang mengatakan kalau Syekh siti Jenar mengaku sebagai Tuhan dengan ajarannya itu. Tetapi kini banyak ditulis oleh penulis muda muslim yang tegas menolak pencitraan yang sudah sekian ratus tahun diyakini tersebut.

Dari sebuah karya sastra benama pupuh dimana Syekh Siti Jenar mendokumentasikan pendapat dan pandangannya tentang agama Islam, banyak yang berpendapat ajaran Syekh siti Jenar ternyata memiliki kesamaan dengan pandanga islam modern yang berkembang saat ini.

Tuhan ada dimana-mana, disetiap jengkal tanah dan setiap detakan jantung manusia. Tuhan ada di dalam hati dan otak manusia adalah inti ajaran manunggaling kawulo gusti itu sebenarnya..

Related Posts

Tags: , ,

7 Responses to “Syekh Siti Jenar”

  1. siti | 26/07/08

    halloo mas, saya kemaren baca tulisan tentang orang india, hehe serius nih mas mereka bau? soalnya saya mau nikah nih sm org india, cuma belum sempat ketemu, baru sm perwakilannya doang…beliau lg di afrika, doing job in hotel industries…ohhh tidaaakkkk!!!

    (maap, commentny ga nyambung!)

  2. junthit | 26/07/08

    @ Siti
    Tidak semua kok, banyak juga yang peduli dengan kebersihan sehingga tidak bau..

  3. siti | 26/07/08

    mas berkaitan dengan postingan tsb, menurut mas junthit, mana yang lebih baik?: melafalkan & menjalankan tapi tidak tahu maknanya, atau memahami, tapi tidak menjalankannya?

    regards,
    new fan of junthit

  4. siti | 26/07/08

    eh…btw ko tampilannya berubah-ubah ya? tadi keranjang buah dan manis, ko sekarang berubah?

  5. junthit | 26/07/08

    @ Siti
    Tidak ada yang lebih baik dari keduanya. menjalankan dan memahami maknanya itu baru ideal..

    maaf baru coba-coba themes jadi tampilannya sering berubah..

  6. reekoheek | 3/09/08

    jika keduanya dianggap utama, mana yang harus diutamakan untuk dipelajari untuk tahap awal, mehamami atau mengamalkan..
    sedang amal tanpa pemahaman kosong, dari sini aku lebih memilih mengenal terlebih dahulu. tak kenal maka tak sayang :)

  7. KANJENG PANGERAN HINUR TJAROKO,ST | 27/10/08

    maaf neehh…ikutan gabung yah.. hanya mau berkenalan tanpa membedakan status, keyakinan agama tau apa pun..oh… yaa..nama kanjeng pangeran juga bohongan saya cuma bercanda…e-mail saya :fair_leader@yahoo.co.id

Share Your Thoughts