Ryan dan Syekh Siti Jenar

July 29th, 2008 | Filed under Indonesian entries.

Ryan Sang Pembunuh

Saya tidak pernah menyangka ada manusia sekejam itu. Berita tadi pagi yang saya lihat di Televisi telah ditemukan 11 korban pembunuhan Ryan. Lebih mengejutkan lagi setelah saya mengetahui berita lain bahwa Ryan adalah “Bekas” guru ngaji, guru yang seharusnya menjadi panutan untuk dicontoh tingkah lakunya.

Hasil wawancara ibu Ryan bernama Siatun yang ditayangkan di SCTV seolah membuat kita semua tersadar. Penampilan fisik seseorang tidak bisa menggambarkan pribadi orang tersebut yang sesungguhnya.

Ini tidak ada hubungannya dengan Syekh Siti Djenar dimana artikelnya saya tulis beberapa waktu lalu. Tetapi setidaknya ini bisa menjadi sesuatu untuk direnungkan, apakah ajaran agama yang kita dapat turun-temurun sudah ideal seperti apa yang dimaksud oleh agama itu sebenarnya?

Membaca al-Quran tanpa mengetahui maknanya apakah itu maksudnya? Menjalankan sholat sehari 5 kali tanpa mengetahui arti ayat-ayat yang dibaca apakah bisa mengendalikan perilaku manusia? membaca “amin” saat Imam membaca doa tanpa mengetahu arti doanya apakah ada tujuannya? Bukankah “amin” artinya “semoga Allah mengabulkan”? Tanpa mengetahui artinya apakah yang akan dikabulkan??

Beberapa waktu lalu saya pernah mendengar berita seorang guru agama bernama Yusman Roy dari Malang yang membuat gebrakan dengan mengajarkan sholat dengan 2 bahasa. Selain membaca bahasa arab dia juga mengajarkan membaca artinya dalam bahasa Indonesia. Dia disingkirkan, ditangkap dan dianggap telah menodai ajaran agama Islam.

Entah benar atau tidak, tetapi saya seperti memiliki pendapat sendiri, selama umat muslim menjalankan ritual agama( syahadat, sholat, dzikir dll) tidak mengetahui makna doa yang dia baca, ajaran agama akan tetap menjadi sesuatu yang sulit di pahami dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari..

Related Posts

Tags: , , , ,

11 Responses to “Ryan dan Syekh Siti Jenar”

  1. juned | 29/07/08

    dari 2006 baru ketauan sekarang yah…

  2. Rosyidi | 30/07/08

    Yang tragis baru terungkap setelah sekian kasus pembunuhan :(

  3. kamt! | 31/07/08

    Emang gila habis tuh orang. Tapi kok bisa sampe segitunya yah.
    Kalo menurutku tentang agama seh mas, drmus itu tergantung dari proses belajar dan guru kita, emang seh paham berbagai hal tentang agama kita itu wajib, tapi berbuat seenaknya dalam amalan yang dah jelas aturan mainnya juga gak baek. :D Peace !!

  4. siti | 1/08/08

    hmmm…berdoa tanpa mengetahui maknanya…

  5. junthit | 1/08/08

    @juned
    sebuah prestasi yg memalukan,hehe..

    @rosyidi
    polisi bekerja setelah ada laporan, tanpa laporan mungkin kasus ini juga blm terungkap.

    @kamt!
    Yg jadi masalah apakah benar begitu aturan mainnya..

    @siti
    Coba direnungkan apakah berdoa dg cara itu ada gunanya?

  6. Shirei | 4/08/08

    Innalilahi bener2 tuh org. Aku dah ga update berita sejak ga ad Tipi di kos. Terakhir aku lihat 5 korban skrg dah 11. T__T
    Aduh bener2 deh. Akan tiba dimana orang akan membaca Al Quran tanpa mengerti artinya. hix hix sedih banget.
    Makanya ttp berpegangan pada Al Quran dan Al Hadist. Jangan taklit ama 1 guru. Menutup telinga dr pendapat org lain. Aduh kok jd ngambung ke masalah sahabatku yg sangat2 tunduk ama perintah guru ngajinya pdhl menurut aku menyimpang. Sorry2. Lagi prihatin ama kondisi umat Islam saat ini T_T

  7. kamt! | 6/08/08

    @kamt!
    Yg jadi masalah apakah benar begitu aturan mainnya..

    kita ambil yang paling meyakinkan dan sumbernya kuat donk, jangan sampai kita hanya mengikuti taklid buta

  8. junthit | 6/08/08

    @Shirei
    Sependapat

    @kamt!
    Dalam agama apa yang kita yakini sangat benar belum tentu benar menurut orang lain. Kalau kita punya sumber yg kuat itu adalah subyektif juga.
    Saya tidak sedang mempermasalahkan siapa benar siapa salah, Saya cuma sedang prihatin dengan
    sebagian muslim kita yang antipati dengan perbedaan, menganggap musuh siapapun yg tidak sepaham tidak peduli walaupun sebenarnya mereka saudara satu keyakinan..

  9. solekan | 13/08/08

    sebenarnya,menurut pandangan kami dalam mempelajari ajaran (agama) saya sangat setuju bila setiap ayat, kita harus tau arti dan maknanya agar kita tidak terjerumus dalam kesalahan dan atau ketidak mengertian.Bukan hanya menghafal ayat demi ayat akan tetapi makna ayat demi ayat, kami yakin dengan cara seperti ini agama apapun yang kita anut akan menjadikan kita sebagai hamba Tuhan. yang betul betul ta’at atas aturan-aturan yang ada dalam ajaran {agama} itu. mudah-mudahan kita semua mampu untukmenuju kesana. AMin

  10. adhy | 16/08/08

    setuju pendapat mas…! berdoa tanpa mengetahui makna doa seperti kerbau kalungan tape recorder. mendengar tapi ora mudeng karepe. jika kita tidak mengetahui makna doa kita gmn mau terkabul….?

  11. umar | 9/11/08

    Jagalah segumpal daging yang ada pada diri kita, jangan sampai kita tidak dapat mengendalikannya dengan Baik. MKG…

Share Your Thoughts