Jangan terjebak “lingkaran komentar” dunia blog..

August 14th, 2007 | Filed under Indonesian entries.

Sering kita merasa nggak enak kalau nggak menjawab komentar di blog kita, atau merasa nggak enak dg beberapa teman yg sering berkomentar di blog kita sementara kita nggak pernah memberi komentar satupun di blog mereka..

Akhirnya terpaksa kita berkunjung ke blog teman sekedar ingin memberi komentar karena merasa nggak enak..

Ujung-ujungnya sering komentar yg kita publish tidak nyambung dg artikel karena memang kita nggak sempat membaca artikel karena sedang diburu target..

Kebiasaan diatas sering menyebabkan penyakit malas berkunjung ke sebuah blog karena pemilik blog tersebut jarang memberi berkomentar di blog kita..

Disisi lain sering kita lihat artikel yg sangat pendek sekali/ora mutu tetapi mampu mendatangkan komentar ratusan biji. Hal itu mungkin disebabkan pemilik blog rajin memberi komentar di blog-blog tetangganya…

Hal inilah yg saya istilahkan sebagai “lingkaran komentar” dunia blog..

Tentu sangat suudzon kalau saya menuduh banyak blogger yg terjebak dlm lingkaran ini. Cuma pemilik blog sendirilah yg tau apakah dia sedang terjebak lingkaran ini atau tidak..

–ooOoo–

Sebagian dari tanda baiknya ke-Islaman seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya.

[HR. Turmidzi]

Related Posts

Tags: ,

25 Responses to “Jangan terjebak “lingkaran komentar” dunia blog..”

  1. anggara | 14/08/07

    kalau dirimu gimana?

  2. nailah zhufairah | 14/08/07

    smoga gak termasuk salah satu diantaranya…

  3. Luthfi | 14/08/07

    makanya jd seleb aja
    biar gak banyak2 komen :-)
    saya cuman baca dr rss reader, spid riding pulaK
    klo ada yg bagus, saya buka blognya dan komen, klo gak, mending skip aja.

    Well, klo bosen … ya udah, mark aja as read smua yg di rss reader

  4. ayahshiva | 14/08/07

    kalo aku jujur aja terkadang malas kasih komen kalo postingan panjang banget trus materinya aku gak ngerti

  5. ginan | 15/08/07

    Enak Juga baca artikel2 nya saja… Artikel di Dunia Blog Sekarang bagus2 dan menarik sih.. Lebih Fress Gitu dan bicara apa adanya..
    Tapi buat kasih komentar.. Ya kadang2 deh.. Sekedar buat Ninggalin jejak bahwa artikel nya telah kita baca… Dan sebagai rasa terima kasih telah dengan rela hati meluangkan waktu buat menulis sebuah artikel di blognya… (nulis kan Capek) Masa’ Komentar saja Enggan..!

    Salam DEh… Mat BerBlog Ria..

  6. ilham | 15/08/07

    kekekeke, mungkin tepatnya jangan terjebak diri sendiri :))

  7. wedulgembez | 15/08/07

    kalo gue, kalo ada yang mengunjungi di blog gw mending baca aja, jangan koment, kecuali koment yang membangun…hehehe. kalo komentnya banyak, ntar gw malah gak ada waktu ngejawab…hehehe

  8. anginsurga | 15/08/07

    kalo saya lebih suka baca artikel singkat padat dan bermakna… jd ga membosan kan… insya allah pasti saya tinggalkan sedikit koment buat kenang²an :D

  9. erander | 15/08/07

    Ada istilah baru Lingkaran Komentar ™ nih ..

    Gejala itu memang terasa koq Pak. Hanya si empunya blog lah yang paham dengan semua itu. Apakah dia merasa nyaman atau ga karena motivasi orang menulis itu beragam2.

    Ada yang menuangkan pikirannya begitu saja. Ada yang untuk bersilaturahmi dlsbnya. Banyaklah motivasinya. Apapun, sepanjang tidak merugikan siapapun dan dirinya sendiri seperti kutipan “Sebagian dari tanda baiknya ke-Islaman seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya.” .. bagi saya it’s ok.

    MERDEKA ™

  10. alex | 15/08/07

    Kalo dikritik begini apa nggak dikatai “mentang-mentang blog jablay” ya? :P
    Aku sendiri melihat ini dari dua sisi. Satu sisi, it’s okey kalo niatnya untuk silaturrahmi. Tapi, kalo kemudian jadi rutinitas karena “yaaa.. memang sudah begitu deh!”, uhmmm… pikir2 dulu lah :(
    Pengennya blog selain jadi ajang silaturrahmi ya juga jadi ajang berbagi. Apakah itu wawasan atau pendapat…

    Entahlah. Sekarang tergantung pada diri masing-masing sajalah. Yang jelas, kalo aku menilai satu blog menulis untuk mengejar popularitas dengan isu-isu sensitif dan provokatif, mending baca terus ngeluyur. Ndak ada guna…

    *just my cepek* :D

  11. Majalah "Dewa Dewi" | 15/08/07

    Kalo komennya panjang, berarti artikelnya dibaca dan dipahami, ya.

  12. anas | 16/08/07

    http://learnsimply.wordpress.com/2007/07/28/ngeblogracun/trackback/

  13. Neo Forty-Nine | 16/08/07

    Saya…saya tidak pernah menggangu gugat komentar yang masuk selain sepam. Namun kalau mengomentari punya orang..saya usahakan agar komennya nyambung..

  14. bumisegoro | 16/08/07

    seneng ngeliat blog (milik siapapun) yang komennya nyambung dan saling melengkapi. sebagai pembaca jadi dapat wawasan yang lebih utuh.

  15. andalas | 17/08/07

    tapi lingkaran komentar gak berbahaya khan ya?

  16. masbro | 18/08/07

    apapun asal bukan komentar spam,… pasti lolos lah [klo di blog saya]

    tapi menurut saya ada lingkaran komentar satu lagi, yaitu lingkaran persambungan komentar. Alhasil, kita bisa menemukan banyak pendapat yang mungkin bisa membantu kita dalam memahami suatu hal.

    seperti yang dituliskan

    @bumisegoro

    seneng ngeliat blog (milik siapapun) yang komennya nyambung dan saling melengkapi. sebagai pembaca jadi dapat wawasan yang lebih utuh.

    :)

  17. roffi | 22/08/07

    komen itu baik untuk kesehatan

  18. junthit | 23/08/07

    @Anggara
    Saya masih sering terjebak juga,hehe..

    @nailah zhufairah
    Selama nggak menghabiskan seluruh waktu ngeblog hanya untuk berkomentar nggak papa kok..

    @Luthfi
    ngomongin diri sendiri neeh.. :D
    @AyahShiva
    Artikel copy pasta biasanya gitu,hehe..

    @Ginan
    setuju, komentar memang sebaiknya ditinggal di artikel yg berkwalitas..

    @Ilham
    Tepat!

    @wedulgembez
    pemecahan yg bagus dr masalah ini.trims..

    @anginsurga
    seperti artikel2 saya nyak? :lol:
    @Erander
    Lebih tepatnya selama berbagi komentar tidak bikin setres pemilik blog sah sah saja..

    @Alex
    setuju..!

    @Majalah dewa-dewi
    belum tentu, saya sering nemu comment panjang tapi nggak nyambung,hehe..

    @Anas
    bahasan yg bagus juga..

    @Neo Forty-Nine
    kalau komentar sepam saya setuju disikat, buang ke laut aj,hehe..

    @bumisegoro
    itu salah satu tujuan tulisan ini pak, ..

    @Andalas
    selama nggak bikin setress pemilik blog nggak berbahaya..

    @masbro
    saya setuju sekali..! :D
    @Roffi
    kalau sudah sehat jangan lupa kasih comment..
    *gak nyambung :D *

  19. kawansyam | 24/08/07

    nggak apa-apa, boss…
    kita (baca: mungkin cuma saya) ini memang agak sukar mendiskusikan satu hal pada koridor yang tematik. :-D
    Mudah-mudahan ini tidak menambah-nambahi komentar yang menjebak anda :-)

  20. cakmoki | 26/08/07

    kalau ada waktu jalan-jalan, kalo gak kober terpaksa gak bisa keluyuran, bahkan adakalanya buka 2 hari sekali … hehehe, kayak di dunia nyata ya …
    moga kita ga terjebak :D

  21. yudi | 27/08/07

    nek topik sreg n ngeh ya baru aku kasi komentar
    kalo ga tertarik dan ga ngerti blas masa ya maksa diri komentar
    salam kenal

  22. maztikno | 2/09/07

    weleh-weleh…

  23. junthit | 2/09/07

    @kawan syam
    siip..

    @cak moki
    ini yg saya maksud cak..

    @Yudi
    ini juga yg saya maksud,, :D
    @maztikno
    setuju opo ora?? :D

  24. Agam | 4/10/07

    Ya, kalau aku sih lebih memandangnya sebagi silaturahmi.
    Saling berkunjung balik. Kalo kita gak suka ama postingnya, ya pilih posting yg menarik bagi kita. Tapi kalo postingya asal2an, ya udah jawab aja asal2an juga :) hehehe..
    Yang jelas, sesama muslim kan harus mempererat tali silaturhami dengan saling berkunjung, walaupun tidak dalam dunia nyata :)

  25. rozenesia | 8/11/07

    Disisi lain sering kita lihat artikel yg sangat pendek sekali/ora mutu tetapi mampu mendatangkan komentar ratusan biji. Hal itu mungkin disebabkan pemilik blog rajin memberi komentar di blog-blog tetangganya…

    Di sini aku memiliki analisis lain lagi. Selain rajin jalan-jalan, tulisan yang pendek itu bisa juga memiliki daya tarik tersendiri… Misalnya, maknanya dalam walau cuma 1 paragraf. :P
    Eh… Bingung.

Share Your Thoughts