Ayo dukung Pak Inu !

April 16th, 2007 | Filed under Indonesian entries.

inu kencana ipdn

Masih seputar IPDN ! * ikutan nimbrung ahh..*

Maaf , tulisan ini nggak ada hubungan dengan “bubarkan” atau “jangan bubarkan” IPDN. Terus terang saya takut salah kalau mau ngebahas masalah itu.

*topik dimulai*

Tanggal 9 april 2007 , Inu Kencana , seorang Dosen IPDN mendapat sangsi akademis dari kegiatan mengajar setelah secara terang-terangan mengungkap berbagi kasus praja di lingkungan kampus .

Surat sanksi yang ditandatangani Pembantu Rektor I IPDN Cahya Supriyana diterimanya tanggal 8 April 2007 (detik.com 9/4/2007)

Ini bukan pertama kali Pak Inu mengungkap kasus kekerasan di IPDN . Tahun 2003 dia pernah melakukan hal yang sama .

Saat itu pak Inu sampai hadir ke DPR untuk masalah itu . Karena keberaniannnya pak Inu mengaku sering mendapat teror hingga terpaksa meminta perlindungan polisi demi keamanan .

Pak Inu sendiri mengaku siap menerima segala resiko sebagai konsekwensi keberaniannya itu..

*topik selesai*

Mungkin anda berpikir apa yang dilakukan Inu Kencana sekedar mencari sensasi menyedot perhatian publik .

Tapi harap dicermati sodara , tidak semua orang memiliki keberanian dan nyali mengungkap kebenaran .

Apalagi, orang tersebut tahu kalau mengungkap kebenaran beresiko terhadap sejumlah persoalan yang siap menghadang.

Dengan dedikasi seorang pengajar yang tulus , keberanian seorang Inu Kencana adalah murni demi keadilan dan kemanusiaan , bukan sekedar mencari sensasi seperti yang orang pikirkan menurut saya…

Ayo dukung Pak Inu Kencana!

Related Posts

Tags:

13 Responses to “Ayo dukung Pak Inu !”

  1. faiq | 16/04/07

    Hidup pak Inu,… kalau memang benar,jangan takut… maju terus untuk kebaikan.

  2. Biho | 17/04/07

    Dukung!

  3. Luthfi | 17/04/07

    dukung!

  4. Agam | 17/04/07

    Dukung juga!

    ???

  5. deking | 18/04/07

    Oooo seperti ini to yang namanya Pak Inu. Baru tahu aku hehehehe

  6. abuanas | 18/04/07

    Dengan dedikasi seorang pengajar yang tulus , keberanian seorang Inu Kencana adalah murni demi keadilan dan kemanusiaan , bukan sekedar mencari sensasi seperti yang orang pikirkan

    Amin semoga demikian dan semoga di negeri ini akan muncul ribuan Pak Inu lain

    Salam kenal untuk mas Junthit

  7. Arie | 19/04/07

    Ikut mendukungnya, koq. Tapi tunjukkan juga bukti kebenaran yang sesungguhnya.

    Bentuk penyiksaan, kekerasan dan penganiayaan begitu nyata terlihat seperti tergambar dalam berbagai media .

    Apapun bentuk dan istilah yang digunakan oleh lingkungan praja IPDN, faktanya telah terjadi penyiksaan dan penganiayaan yang sangat melanggar HAM, yang di-kamuflase dengan istilah pembinaan atau pengasuhan.

    Adanya seragam dinas yang menyerupai seragam militer adalah bentuk intimidasi awal dari bentuk pelanggaran HAM yang menyebabkan timbulnya kesewenang-wenangan pengasuh, atau siswa senior terhadap siswa baru atau junior dengan alasan disiplin.

    Di IPDN penganiayaan dan segala bentuk kekerasan itu sudah berlangsung lama namun tak satupun yang dijerat atau dikenakan pasal-pasal dalam KUHP. Begitu tertutupnya semua kasus kekerasan di IPDN, dan begitu mudahnya seluruh staff dan jajaran pimpinan di IPDN mengatakan tidak ada kekerasan di sana.

    IPDN mungkin lebih layak bila disebut dengan INSTITUT PEMALSUAN DATA NEGARA.

    Salah satu pengasuh atau dosen yang merasa kebenaran sedang dipermainkan bernama Inu Kencana, melansir pada media ada lebih kurang sekitar 35 Praja yang meninggal sejak tahun 2000.

    Mengapa ini tidak diungkap? Hampir semua akibat penganiayaan di IPDN selalu dikamuflase dengan penyakit. Padahal siapapun tahu salah satu syarat masuk ke IPDN adalah sehat mental dan fisik yang disertai dengan Surat Keterangan Rumah Sakit.

    Artinya jika ada riwayat penyakit tertentu pastinya bisa ditelusuri. Penyakit semacam jantung, lever atau hepatitis tidak sim sala bim tahu-tahu ada dalam tubuh manusia…

    kalau tak ada pak inu kemungkinan kasus ini nggak akan keluar kampus.
    kekerasan yang anda lihat di berbagai media adalah bukti nyata adanya kekerasan disana .

  8. kangguru | 19/04/07

    aku ikut dong dukung
    ssst tapi aku bagian dapur umum aja yah

  9. asal | 20/04/07

    Mari kita pulang…..

  10. peyek | 20/04/07

    setuju!, siapapun dia, paling tidak keberaniannya dengan segala resiko yang siap dihadapi patut kita dukung, berapa banyak dosen disana toh hanya satu dan satu ini adalah pak Inu.

  11. stephanie | 20/04/07

    kesian yaa yang membela kebenaran kayak gini kok malah dimusuhin…
    diteror pula, smp beliau & keluarganya hrs dikawal polisi 24 jam :(

  12. Evy | 23/04/07

    Nah itu, karena IPDN ga di bubarkan, orang yang benar malah tersingkir, gpp kebenaran itu absolut, tenang aja pak Inu dunia itu cuman sementara, beliau mengungkapkan apa adanya di sistem yg kacau jd malah mental, bener khan hidup itu bukan mate-matika…

  13. dedex | 24/04/07

    idem aja deh.. mana yang lebh baek di lakuan maka lakukanlah…

    tak ada tali rotan pun jadi coment di tutup masih banyak tempat untuk ngoment hehehe :D
    kang napa di tutup komentnya… walau di tulis tak ada apapun dalam tulisan di atasnamun yang terjadi saya malah ada apa apa :)

Share Your Thoughts